Accounts Receivable Control to Minimize Bad Debts at PT Bank Syariah Indonesia Tbk Kuala Simpang Branch Office

Authors

  • Deniati Pasaribu Politeknik Unggul LP3M

DOI:

https://doi.org/10.64276/ams.v1i3.78

Keywords:

Accounts receivable control, Bad Debts, NPF, Non-Performing Financing, Bank Syariah Indonesia

Abstract

This study aims to analyze accounts receivable control in minimizing bad debts at PT Bank Syariah Indonesia Tbk, Kuala Simpang Branch Office. Accounts receivable control is crucial for the sustainability of banking operations, particularly in maintaining financing quality and mitigating the risk of losses arising from non-performing financing. The results indicate that bad debt management at this bank is carried out through financing collectibility mechanisms, the formation of Allowance for Impairment Losses (CKPN), rescheduling, restructuring, and write-offs for uncollectible financing. Supervision is conducted systematically by the Remedial & Recovery Team, the Internal Audit Unit (SPI), and through technology-based management information systems. The Non-Performing Financing (NPF) ratio showed a significant decline from 3.26% in 2021 to 2.15% in 2023, indicating an improvement in the management of non-performing financing. The strategies implemented include applying the 5C principles in financing analysis, periodic monitoring, restructuring, the use of early warning systems, and the involvement of third parties for collection. Key factors contributing to NPF include a decrease in customers' repayment capacity, low financial literacy, and delayed risk identification by the bank's internal departments. Although receivables control has shown effectiveness, improvements are needed through enhanced customer education, human resource competency, and the optimization of information technology. Consequently, a structured and integrated approach to accounts receivable control serves as the key to reducing bad debts and maintaining the bank's financial stability

References

Anastasia, A., Lambajang, A., & Artikel, R. (2025). Analisis Praktik Pemberian Kredit dan Risiko Kredit pada Bank Rakyat Indonesia Unit Bersehati Calaca Manado. Jambura Accounting Review Journal Homepage, 6(1).

Ardan Rinaldi, F., & Razie Hendrawan, R. (2024). Analisis Yuridis Penerapan Prinsip Kehati-hatian Untuk Meminimalisir Kredit Macet Pada Pembiayaan Online. Indonesian Journal of Law and Justice, 2. https://doi.org/10.47134/iljl.v2i2.3377

Baridwan, Z. (2010). Intermediate Accounting. BPFE, Yogyakarta.

Bella, E., Damayanty, F., Lasiyono, U., & Surabaya, A. B. (2022). Analisis kebijakan penjualan kredit dan pengelolaan piutang untuk meminimalkan piutang tidak tertagih pada PT. Subur agro pratama. In Journal of Sustainability Business Research (Vol. 3, Issue 4).

Daim Harahap, R., & Syafina, L. (2025). Analisis Kebijakan Penjualan Kredit Dalam Mengurangi Risiko Piutang Tak Tertagih Pada Toko Material Bangunan (UD) Di Kecamatan Ketambe. Jurnal Manajemen Terapan Dan Keuangan (Mankeu), 14(02).

Hanifah, A. M., Kuntadi, C., & Pramukty, R. (2023). Literature review: pengaruh sistem pengendalian internal, peran audit internal, komitmen manajemen terhadap good corporate governance. Jurnal Economina, 2(6), 1318–1330. https://doi.org/10.55681/economina.v2i6.605

Kasmir. (2020). Manajemen Perbankan. Jakarta: Rajawali Pers.

Laksmiwati, M., Priyanto, S., Naryoto, pambuko, & Nusantari, F. A. A. (2024). Manajemen Keuangan. DeePublish.

Marlinah, A., & Nurmasitah. (2020). Pengaruh Perputaran Modal Kerja Dan Perputaran Piutang Terhadap Profitabilitas Pada CV. NONYDA MAKASSAR. Jurnal Stienobel Indonesia, 17. https://e-jurnal.stienobel-indonesia.ac.id/index.php/akmen

Nadiar, R., Alfikri, R., Nirwana, R., Negeri, P., Laut, T., Tinggi, S., & Pancasetia, I. E. (n.d.). Strategi Pengelolaan Piutang: Analisis Prosedur Dan Dampaknya Terhadap Kinerja Keuangan Perusahaan Umum Daerah.

Oktaviani, N. (2025). Strategi Pemasaran Dalam Meningkatkan Nilai Kredit di Badan Usaha Kredit Pedesaan (BUKP) Kemantren Wirobrajan Kota Yogyakarta. Journal of Sustainability and Science Economics, 3(1), 17–25. https://doi.org/10.62337/jsse.v3i1.47

Perwira Ompusunggu, D., & Nanda, M. (2023). Efektifitas Manajemen Keuangan UMKM di Kota Palangka Raya Sebagai Strategi pada Masa New Normal Covid-19. Jurnal Visi Manajemen, 9(2).

Ratnasari, A. D., & Amiliya, S. (2024). Optimalisasi Keuangan Perusahaan Melalui Sistem Manajemen Keuangan:Tinjauan Literatur. In Jurnal Ekonomi Dan Bisnis Digital (Vol. 02, Issue 01).

Sasmita, T., Puspitasari, R., & Rosita, S. I. (2021). Pengaruh 5C Dan 7P Dalam Pemberian Kredit. Jurnal Aplikasi Bisnis Kesatuan, 1(1), 1–10. https://doi.org/10.37641/jabkes.v1i1.562

Sugiono. (2017). Manajemen Keuangan. Bandung Alfa Beta.

Suherman, U. (2025). Pasar Dan Institusi Keuangan. CV. MEDIA SAINS INDONESIA.

Umania Aryesta, A., & Matusin, A. R. (2024). Faktor-Faktor Yang Mempengaruhi Profitabilitas Perusahaan Pertanian Yang Terdaftar Di Bursa Efek Indonesia. Jurnal Ekonomi Trisakti, 4(2), 1229–1240. https://doi.org/10.25105/jet.v4i2.21027

Yananto, D. :, Putra, M., & Si, M. (2021). Manajemen Piutang Perusahaan Untuk Memenuhi Tugas Pada Pertemuan 14 Mata Kuliah Manajemen Keuangan. ResearchGate

Published

2025-03-31

How to Cite

Pasaribu, D. (2025). Accounts Receivable Control to Minimize Bad Debts at PT Bank Syariah Indonesia Tbk Kuala Simpang Branch Office . Applied Multidisciplinary Science, 1(3), 51–63. https://doi.org/10.64276/ams.v1i3.78